Makkah, 12 Oktober 2024 – Sebuah kasus percobaan penyekapan terhadap seorang mahasiswi asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Kairo, Mesir, berhasil digagalkan berkat keberaniannya mengirimkan lokasi saat kejadian berlangsung. Insiden ini terjadi pada Jumat pagi, 12 Oktober, di kawasan Ajyad, Makkah, Arab Saudi.
Kejadian bermula saat korban, seorang mahasiswi asal Indonesia, membeli tujuh botol parfum di sebuah toko bernama Mahal Ash-Shafa di pusat perbelanjaan As-Safwa sekitar pukul 06.00 pagi waktu setempat. Dari tujuh parfum yang dibeli, hanya tiga yang memiliki kotak kemasan. Penjual toko kemudian menawarkan untuk mengambil empat kotak parfum yang tersisa dari rumahnya dan mengajak korban ikut serta ke tempat tinggalnya di kawasan Ajyad Masafi.
Awalnya korban menolak, namun karena alasan pelaku yang mengaku akan mengganti shift kerja dan tidak kembali ke toko, korban yang telah membayar penuh pun merasa terpaksa ikut untuk mengambil kotak parfum yang dijanjikan.
Setibanya di lokasi, korban sempat menunggu di bawah bangunan (imaroh), namun pelaku meminta korban untuk ikut naik ke atas dengan alasan menjaga reputasi. Dengan prasangka baik, korban mengikuti pelaku ke kamar, namun setiba di dalam, pelaku langsung mengunci pintu dan mencoba melakukan tindakan yang tidak senonoh.
Korban yang ketakutan sempat mengirimkan lokasi ke temannya dan menyatakan dirinya dalam bahaya. Pelaku berulang kali memaksa untuk memeluk korban, namun korban berhasil meyakinkan pelaku untuk membuka pintu dengan janji tidak akan melapor ke polisi. Setelah dilepaskan, korban pulang dalam keadaan trauma dan menangis.
Korban bersama rekannya segera melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi. Dalam proses pencarian di sekitar lokasi kejadian, pelaku akhirnya kembali muncul dan mengakui perbuatannya serta meminta maaf. Polisi segera dipanggil dan pelaku langsung diamankan ke kantor polisi.
Saat ini, pelaku sedang dalam proses hukum dan korban telah didampingi oleh pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah. Kasus ini sedang ditangani di kantor Niyabah ‘Ammah (kejaksaan) di Kudai, Makkah.
Pesan Penting untuk Akhwat di Saudi
Teman korban mengingatkan seluruh akhwat, khususnya yang berada di Arab Saudi, untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya pada orang asing. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:
- Jangan duduk di samping sopir jika naik taksi.
- Foto nomor plat kendaraan sebelum naik.
- Tolak ajakan orang asing untuk pergi ke tempat yang tidak dikenal.
- Selalu kabari teman terdekat sebelum bepergian.
- Jangan lupa membaca doa safar.
- Dukung korban kekerasan atau pelecehan, jangan malah menyalahkan.
- Bersikap tegas terhadap orang asing yang terlalu ramah atau menggoda.
Semoga Allah SWT senantiasa melindungi seluruh umat-Nya di mana pun berada.
Redaksi
Untuk keamanan, identitas korban dan pelaku tidak disebutkan